Eyang-Eyang yang Ikuti Unas Kejar Paket C

KOMPOS - Surabaya - Agak Ngeri Hadapi Matematika dan Bahasa Inggris.
Jika ada anak muda yang malas bersekolah, ada baiknya melihat dua orang ini. Usia sudah di atas 60 tahun, tapi masih giat menuntut ilmu. Mereka pun turut menjadi peserta kejar paket C demi mendapatkan ijazah SMA, Senin (13/4).


KENING berkerut dengan wajah sedikit tertunduk. Sepasang mata menatap naskah soal di salah ruang ujian no 56 di SMPN 26. Laki-laki tersebut tampak serius mengerjakan soal bahasa Indonesia. Di antara teman-teman di kelas itu, dia tampak mencolok. Rambut yang nyaris semuanya putih menyembul dari pecinya. ”Umur saya sekarang 62 tahun,” kata laki-laki bernama Moh Anas Ma’shum itu.

Dengan usianya itu, Anas menjadi peserta tertua ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) di sekolah tersebut. Anas termotivasi mengikuti ujian kesetaraan jurusan IPS itu karena mau sekolah lagi. ”Semangat dong mengerjakannya,” katanya, lalu tersenyum.

Anas telah mengikuti UNPK berturut-turut, mulai paket kejar A sampai paket kejar C saat ini. ”Dua paket sudah lulus, sekarang tinggal paket C. Semoga lulus juga,” harap laki-laki kelahiran Kediri, 14 April 1953, tersebut.

Anas membutuhkan ijazah formal lantaran sebelumnya dirinya adalah lulusan Pesantren Raudlatul Ulum, Kediri. Pondok itu tidak mengeluarkan ijazah yang bisa digunakan Anas untuk mendaftar ke pendidikan tingkat selanjutnya. Ayah dua anak yang berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nasrul Ummah tersebut ingin kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.

Menghadapi unas, Anas sungguh-sungguh mempersiapkan diri. Dia belajar rutin setiap hari sejak sebulan sebelum unas. ”Saya juga pinjam soal-soal tryout dari sekolah. Lalu, saya pelajari di rumah,” ungkap pensiunan guru agama Islam di SMK YPM 2, Sidoarjo, tersebut.

Anas juga update terkait dengan perkembangan dalam pelaksanaan ujian tahun ini. Dia sering mendapatkan informasi dari media cetak maupun elektronik. Dia memantau perkembangan setiap hari. ”Saya langsung mendaftar begitu pendaftaran ujian kejar paket C dibuka mulai akhir tahun lalu,” jelasnya.

Semangat itu mendapat dukungan penuh dari keluarga. Istri dan dua anaknya memberikan support penuh. Anas menceritakan, keluarganya sering menemani saat belajar. ”Anak saya juga membantu mendaftarkan ujian ini,” katanya.

Kalau ditanya ingin melanjutkan kuliah di mana jika ijazah sudah dikantongi? Anas belum menentukan tempatnya. ”Saya masih fokus ujian ini dulu. Kalau sudah lulus, baru saya pikirkan lanjut kuliah di mana. Paling ya dekat-dekat saja dari rumah,” kata kakek yang saat ini tinggal di Karangpilang, Sidoarjo, tersebut.
Setelah kuliah, dia ingin kembali menjadi guru. Entah menjadi guru privat atau di pesantren. Yang terpenting, imbuh dia, menyumbangkan ilmu yang diperolehnya untuk orang lain. ”Istri saya juga seorang guru. Saya sudah menjadi guru selama 21 tahun. Tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan,” imbuh laki-laki berkacamata itu.

Peserta kejar paket C yang juga berusia di atas 60 tahun adalah Parni. Dia ikut ujian di SMPN 32 Surabaya. ’’Senin depan (20/4) saya ulang tahun ke-64 tahun lho,’’ ujarnya.

Perempuan asal Ngawi tersebut mengikuti kejar paket untuk mengejar syarat pengajar. Sehari-hari Parni menjadi bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) di PAUD Melati Jagir Sidomukti. Ketentuan dari pemkot, setiap bunda PAUD wajib mengantongi ijazah minimal SMA atau setara. Sementara itu, ijazah yang dimilikinya baru setara SMP. ’’Niki (Ini) giliran. Tahun lalu bunda-bunda lainnya, mereka itu ditunjuk kepala PAUD,’’ ucap nenek empat cucu tersebut.

Demi mengejar ujian itu, Parni belajar di PKBM Budi Mulia setiap hari seusai mengajar. Berbagai pelajaran – mulai bahasa Indonesia hingga IPS– dilahapnya dengan semangat.

Belajar di usia senja memang bukan hal mudah. Agar tidak ketinggalan pelajaran, dia dibantu belajar oleh cucunya di rumah. ’’Puthu kulo sami-sami SMA. Nanging taksih kelas kalih (cucu saya sama-sama SMA, namun masih kelas dua),’’ kata Parni.

Dengan statusnya sebagai ”pelajar unas”, dia bangga. Sebab, secara kelas pendidikan dia hanya lebih tua setahun daripada si cucu. ”Belajarnya nggeh sareng puthu (belajarnya bersama cucu),” katanya.

Tentang ujian kejar paket C yang tengah dilakoninya, dia menyatakan tidak ambil pusing. Perempuan yang diantar cucunya untuk ujian tersebut menjelaskan, yang penting mendapatkan kesempatan belajar lagi. Dengan demikian, dia tidak mudah diserang demensia alias pikun. Parni tidak menargetkan nilai yang fantastis. Yang penting, dia sudah berusaha maksimal.

Ketika ditanya mata pelajaran yang paling mudah, perempuan yang serumah dengan anak dan cucunya di Jagir itu hanya tersenyum. ’’Nggih bahasa Indonesia kemawon. Ini tadi juga alhamdulillah ada yang ngerti, alhamdulillah ada yang nggak ngerti,’’ jelasnya.

Untuk yang paling sulit, matematika yang diujikan pada hari kedua dan bahasa Inggris pada hari ketiga dianggap mengerikan baginya. ”Mulai biyen matematika karo bahasa Inggris niku paling uangel,” ungkapnya.
 kompos media cyber post
Mengikuti ujian kejar paket C merupakan salah satu peristiwa tak terlupakan dalam hidupnya. Apalagi, dia menempuhnya di usia yang tidak lagi muda. Menghadapi unas, perempuan yang disapa Yangti oleh peserta ujian di ruangannya tersebut datang dengan tampilan begitu rapi. Kerudung putih berhias manik-manik, kebaya putih, lengkap dengan jarik batik yang warnanya masih tampak baru. Semangat Eyang.

Gempa 7,7 SR di Papua Nugini Sebabkan Tsunami Kecil

Kompos.Info - Gempa 7,7 SR yang mengguncang Papua Nugini, Senin (30/3), menghasilkan tsunami kecil setinggi 1,5 kaki atau setengah meter di dekat Pelabuhan Rabaul. Beruntung sebelumnya pusat peringatan tsunami sempat memberikan peringatan bahaya tsunami setinggi tiga meter setelah gempa terjadi.

Dilansir dari ABCNews, warga Rabaul melihat permukaan air laut naik sedikit. Kemudian mendorong air membanjiri tempat parkir pusat perbelanjaan sekat pantai. Namun tidak ada laporan korban jiwa ataupun kerusakan akibat tsunami kecil itu. “Tapi di luar itu tidak ada kerusakan yang disebabkan,” ujar seorang karyawan Hotel Rabaul, Mika Tuvi.

Gempa memang sering terjadi di wilayah Papua Nugini. Sebab negara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Papua tersebut terletak pada bagian ‘Cincin Api’. Di mana aktivitas gempa dan gunung berapi yang membentang sekitar pasifik sering terjadi. mahfud.my.id blog.mahfud.my.id

Razia Cokelat Berkondom, Petugas Sidak Supermarket

Razia Cokelat Berkondom, Petugas Sidak Supermarket

Tindak Lanjuti Peredaran di Kalangan Pelajar Sekolah


KOMPOS – KEDIRI – Menjelang Valentine’s Day, tim gabungan Pemkot Kediri, Jumat (13/2) sengaja melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan razia di sejumlah supermarket. Tim tersebut mencari cokelat berhadiah kondom yang sebelumnya beredar di kalangan sejumlah pelajar Kota Kediri.

Tim itu beranggota dinas perindustrian, perdagangan, pertambangan, dan energi (disperindagtamben); dinas sosial, tenaga kerja, dan transmigrasi (dinsosnakertrans); dinas kesehatan (dinkes); dan satpol PP. Mereka melakukan sidak mulai pukul 11.00.

Yang menjadi sasaran sidak untuk kali pertama adalah stan cokelat di gerai perbelanjaan Hypermart. Di pusat perbelanjaan terbesar di Kota Kediri tersebut, petugas tidak menemukan cokelat berhadiah kondom yang dicari. Lantas, tim melanjutkan sidak ke Golden Swalayan hingga Artha Swalayan di Jl Hayam Wuruk. Tetapi, seperti halnya di Hypermart, petugas tidak menemukan cokelat berhadiah kondom tersebut.

’’Sidak yang kami lakukan ini menindaklanjuti laporan tentang beredarnya cokelat berhadiah kondom di kalangan pelajar,’’ kata Kepala Disperindagtamben Kota Kediri Yetty Sisworini.

Menurut Yetty, jika cokelat berhadiah kondom tersebut tetap dibiarkan beredar, pihaknya khawatir terjadi keresahan di masyarakat. Apalagi, cokelat sering dijadikan sebagai hadiah bagi yang merayakan Valentine’s Day.

Karena itu, petugas sengaja melakukan antisipasi melalui sidak. Jika menemukan cokelat berhadiah kondom tersebut, petugas akan langsung menarik. Sayangnya, sidak itu tidak membawa hasil. Sebab, setelah membuka semua kemasan cokelat produksi UKM yang terdapat di sejumlah swalayan dan pusat perbelanjaan, petugas tidak menemukan hadiah kondom dalam kemasan cokelat tersebut.

Kepala Dinsosnakertrans Kota Kediri Dewi Sartika menyebut, sebelumnya petugas mendapat informasi soal peredaran cokelat berhadiah kondom di sekolah. ’’Ada siswa yang membawa kondom di sekolah. Katanya, hadiah (pembelian) cokelat,’’ ungkapnya.

Dewi menuturkan, tim gabungan sebenarnya juga mengajak dinas pendidikan (dispendik) untuk melakukan sidak ke sejumlah sekolah, khususnya sekolah menengah atas (SMA). ’’Tetapi, setelah koordinasi dengan dispendik tadi, ternyata para siswa sudah pulang. Sekolah sudah kosong,’’ ujarnya.
kompos info kompos regional kompos bojonegoro banjir siaga 2015
Selain melakukan sidak cokelat berhadiah kondom, lanjut Dewi, dinsosnakertrans dan satpol PP merazia sejumlah hotel di Kota Kediri. Razia tersebut sengaja dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan pasangan bukan suami istri yang merayakan Valentine’s Day di hotel. ’’Sekarang ada tren merayakan Valentine’s Day di hotel. Kami ingin mencegah sehingga melakukan razia,’’ terang Dewi.

30 Anak Terjangkit HIV/AIDS

30 Anak Terjangkit HIV/AIDS

Agar Bertahan Hidup, Sepanjang Hayat Minum ARV

 
MIRIS: Sebanyak 30 anak di Jember yang terjangkit HIV/AIDS bersama dengan orang tuanya mendapat penyuluhan dari VCT RSD dr Soebandi Jember Kamis (29/1).
 
KOMPOS – JEMBER – Siapa pun akan iba melihat mimik wajah 30 anak dan bayi yang mengikuti penyuluhan di Klinik VCT RSD dr Soebandi Jember. Puluhan anak tersebut harus menanggung derita karena terjangkit virus mematikan, HIV/AIDS. Mereka harus mengonsumsi obat antiretroviral virus (ARV) sepanjang hayatnya agar bisa hidup lebih lama.

Kenyataan itu terungkap dalam acara penyuluhan dan silaturahmi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dilaksanakan VCT RSD dr Soebandi Jember. Mereka Kamis (29/1) berkumpul untuk mengikuti penyuluhan cara memberikan ARV kepada anak-anak ODHA yang positif.

Namun, sebenarnya bukan hanya 30 anak itu yang terjangkit HIV/AIDS di Jember. ’’Kalau sejak ada VCT disini, sekitar 50 anak yang terinfeksi HIV/AIDS,’’ ungkap dr Justina Evy Tyaswati, dokter spesialis jiwa RSD dr Soebandi yang juga kepala Klinik VCT.

Menurut Evy, mereka adalah anak-anak berusia 15 bulan hingga 12 tahun. Bayi baru dapat diketahui positif atau negatif HIV/AIDS setelah berusia sekitar 15 bulan. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 20 anak meninggal dunia. Sebagaimana diketahui, hingga kini penyakit tersebut belum ditemukan obatnya.

Untuk kasus yang terjadi pada anak-anak, Evy menuturkan, mereka secara otomatis terjangkiti HIV/AIDS akibat tertular ibunya yang mengidap HIV/AIDS. ’’Penularan itu bisa terjadi saat dalam kandungan, atau saat dalam proses menyusui,” katanya.

Namun, lanjut dia, secara keseluruhan, pasien penderita HIV/AIDS asal Jember tercatat 1.200 orang. Penderita terbanyak adalah ibu rumah tangga.

Sementara itu, kantong-kantong penyumbang penderita HIV/AIDS terbesar tetap wilayah Jember Selatan, terutama Kecamatan Puger.

Menurut dia, anak-anak yang diketahui positif HIV/AIDS terpaksa harus minum obat ARV sepanjang hidupnya agar dapat hidup lebih lama. Meskipun penderita bayi, ARV harus diberikan untuk menurunkan kekuatan virus. ’’Bukan membuang atau mematikan virusnya, hanya melokalisasi,’’ ujarnya. Dengan begitu, pertumbuhan virus tersebut tidak ganas dan tidak cepat menyebar.

Evy mengungkapkan, sebenarnya anak-anak itu bisa terhindar dari HIV/AIDS jika diketahui sejak awal dalam kandungan. Namun, rata-rata mereka baru diketahui positif HIV/AIDS saat mengalami gejala sakit,misalnya gatal atau diare, yang tidak kunjung sembuh. Setelah diketahui positif, ternyata ibunya juga positif HIV/AIDS. Padahal, jika diketahui sejak awal,ibu kandung dapat diberi ARV untuk menekan penyakit itu.

Pemberian obat kepada ibu hamil yang positif HIV/AIDS, jelas dia, cukup efektif mencegah penularan virus tersebut kepada bayi. Pasalnya, sejak menangani VCT pada 2004, terdapat perempuan positif HIV/AIDS dan hidup hingga sekarang.Perempuan tersebut memiliki anak negatif HIV/ADIS. ’’Anaknya inilah yang kita perjuangkan harus hidup dan tidak terinfeksi HIV/AIDS,’’ katanya.

Hal tersebut, lanjut dia, sesuai dengan program mother to child prevention. Yakni, penderita HIV/AIDS yang hamil dan diusahakan dapat melahirkan anak yang terbebas HIV/AIDS. Salah satu bentuk pencegahan adalah dilakukan operasi saat melahirkan, tidak boleh menyusui, serta bayi diberi ARV selama dua bulan. dengan demikian, bayinya bisa terbebas dari penyakit tersebut.

Menurut dia, itu yang terus diperjuangkan hingga kini. Sebab, bayi tidak mengetahui dan tidak bersalah jika harus dilahirkan dengan HIV/AIDS. Dia mengimbau seluruh masyarakat yang merasa pernah berperilaku tidak sehat untuk segera memeriksakan diri di berbagai klinik VCT di Jember.

Kelompok berperilaku tidak sehat dan berisiko tinggi, kata dia,antara lain berganti-ganti pasangan seks, tidak pakai pelindung, serta menggunakan jarum suntik tidak steril dan bersama-sama. ’’Semakin diketahui sejak awal, lebih mungkin bisa selamat,’’ tutur Evy.

Apalagi, saat ini VCT bukan hanya di RSD dr Soebandi. Namun, klinik VCT sudah ada di sejumlah puskesmas di Jember. ’’Sekitar tujuh yang memiliki VCT,’’ ungkap Evy. Yaitu, Puskesmas Jember Kidul, Wuluhan, Puger, Kencong, Tanggul, Sumberjambe, dan Sukowono. Karena itu, masyarakat yang memiliki risiko tinggi harus segera memeriksakan diri.

Bravo Cepu Terbakar

Bravo Cepu Terbakar



KOMPOS.INFO - BLORA - Bravo Supermarket Cepu merupakan pusat perbelanjaan terbesar saat ini di Kecamatan Cepu. Supermarket yang di bangun pada akhir 2010 ini, terletak di  Jl Randublatung Tambakromo No 8 Cepu atau sekitar 100 meter ke barat dari Terminal Cepu. Menjelang Pagi tanggal 29/01/2015 Terbakar, Di Duga Kebakaran  Akibat Konsleting Listrik, Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. pusat perbelanjaan bravo cepu di lalap si jago merah

Inilah Tarif Baru KA Ekonomi 1 Maret 2015 Mendatang

Inilah Tarif Baru KA Ekonomi

KOMPOS - SURABAYA – Kabar gembira untuk pengguna transportasi kereta ekonomi. Mulai 1 Maret mendatang, tarif kereta api kelas ekonomi yang berangkat atau menuju stasiun di Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya akan disubsidi pemerintah hingga separo harga. Sayangnya, subsidi tidak dikucurkan kepada kereta lokal (antarkota dalam provinsi) dan komuter. Tarif masih mengacu pada harga lama. Berikut adalah daftar tarif baru dan lama kereta api ekonomi. (*)

 Post By : Mahfud Ivan Patoni

Jare Sopo Jonegoro Gak Matoh?

KOMPOS - Bojonegoro - Menayangkan liputan wisata-wisata yang tersembunyi dan belum dikelola di Kota Bojonegoro, yang dibuat Oleh Mahasiswa-Mahasiswi Akademi Komunitas (Poltek) Negeri Bojonegoro, Kelas MI-6, Semester 3 Tahun 2014/2015. 
Untuk menyelesaikan persyaratan UTS Tugas Mata Kuliah Multimedia Terapan.



Sumber : MANAJEMEN INFORMATIKA 6 Semester 3 2014 / 2015 - Akademi Komunitas Negeri Kab Bojonegoro

Link : Youtube

Gelar Sexy Dancer, Anggota Dewan Laporkan Panitia Pameran Otomotif

Gelar Sexy Dancer, Anggota Dewan Laporkan Panitia Pameran Otomotif

KOMPOS - CIREBON – Anggota DPRD Kota Cirebon Budi Gunawan mendatangi Mapolres Cirebon, Jawa Barat, kemarin (29/12). Dia melaporkan panitia dengan masuknya acara lady wash dan sexy dancer dalam pameran otomotif di ruas Jalan Siliwangi Barat pada Sabtu (27/12). Event itu dianggap melanggar konten pornografi.

Budi tidak datang sendiri. Dia datang bersama kuasa hukumnya, Imanullah SH, dan sejumlah anggota ormas dari Gapas dan Almanar yang dipimpin Andi Mulya. Menurut Budi, dirinya khusus datang sebagai masyarakat dan anggota dewan untuk melaporkan kasus tersebut. Dia menganggap bahwa panitia tidak seharusnya melangsungkan acara yang tidak ada di dalam susunan acara yang sudah disepakati dengan polisi.

Hal tersebut, lanjut dia, bisa memancing emosi warga Cirebon karena pelaksanaannya di depan balai kota dan dalam momentum menyambut ultah Kota Cirebon. ’’Saya menyayangkan sekali. Harusnya panitia mengemas acara ini secara santun, bukan dengan konten yang tidak mendidik dan bisa memancing gesekan dengan elemen masyarakat lainnya,’’ ungkapnya saat ditemui di sela-sela membuat laporan di Polres Cirebon Kota.

Menurut Budi, dalam laporan kali ini, dirinya menyatakan membawa bukti-bukti berupa foto-foto yang di dalamnya terdapat gambar para SPG (sales promotion girl) berbusana minim di tengah guyuran hujan. Budi juga meminta polisi untuk bisa menyelesaikan kasus dugaan tindak pornografi tersebut. Tujuannya, tidak ada lagi pelaksana acara atau panitia yang berusaha menyisipkan konten pornografi dalam kegiatan mereka.

’’Saya sudah konfirmasi ke kepolisian melalui Kasatintel AKP Sudiro. Sexy dancer maupun lady wash tidak ada dalam susunan acara,’’ jelasnya.

Sementara itu, koordinator ormas Almanar Andi Mulya menambahkan, polisi harus serius dan benar-benar menyelesaikan kasus itu agar tidak ada gejolak di masyarakat terkait dengan pertunjukan seronok yang mengumbar syahwat tersebut. ’’Ini bukan pertunjukan seni. Ini sudah pelecehan,’’ tuturnya. (dri/JPNN/c15/diq)

Cabai Rawit di Bojonegoro Capai Harga Tertinggi

Cabai Rawit di Bojonegoro Capai Harga Tertinggi

Ilustrasi Image
KOMPOS – BOJONEGORO – Hari ini, Jumat (26/12/2014), harga cabai rawit merah menembus angka Rp120 ribu perkilogram. Kenaikan harga yang terjadi mendadak ini membuat pedagang serta pembeli harus mengurangi stok dan jumlah pembelian.

Menurut salah satu pedagang di Pasar Bojonegoro, Sumirah, kenaikan harga yang terjadi dua hari terakhir ini sangat signifikan. Dari harga semula yang sekitar Rp95 ribu perkilogram, harga rawit merah naik sebesar Rp25 ribu.

“Kemarin masih Rp95 ribu sekilo, jadi pembeli kaget dan belinya sedikit-sedikit,” jelasnya. Kenaikan yang diduga akibat menipisnya stok dari daerah penghasil cabe rawit seperti Tulungagung, membuat para pembeli enggan membeli cabai rawit merah dalam jumlah besar. 

“Biasanya saya beli Rp2 ribu cukup untuk sehari, tapi hari ini harus belanja cabai sampai Rp5 ribu,” keluhnya.

Harga cabai rawit merah saat ini berada pada titik tertinggi setelah mengalami naik turun harga selama beberapa bulan terakhir. Di harga terendah, cabai rawit merah pernah berada di angka Rp25 ribu perkilogram. Sementara saat ini, harga jenis cabai lainnya seperti cabai rawit hijau berada di kisaran Rp35 ribu perkilogram, cabai merah keriting, cabai merah besar dan cabai hijau besar seharga Rp70 ribu perkilogram.(**mcb)

Setiap Hujan Deras, Tanggul Lumpur Lapindo Pasti Jebol

Setiap Hujan Deras, Tanggul Lumpur Lapindo Pasti Jebol

Warga Selamatkan Diri tanpa Bala Bantuan


SUDAH SEPAHA: Kondisi rumah warga Desa Gempolsari yang kemasukan air banjir mendadak lantaran tanggul lumpur Lapindo jebol tadi malam.
KOMPOS – SIDOARJO – Hujan seperti menjadi momok bagi warga di sekitar pusat semburan lumpur Lapindo. Setiap terjadi hujan, dengan lama di atas 10 menit, bisa dipastikan tanggul jebol, lalu diikuti limpahan air dari pusat semburan lumpur ke rumah warga.

Kamis malam (25/12) air banjir kembali meluap. Itu adalah kejadian kedua sejak musim hujan tahun ini. Puluhan rumah di RT 10, RW 2, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terendam lumpur lagi. Lumpur tersebut menggenangi rumah mereka sejak pukul 17.00. Bahkan, banjir sudah setinggi lutut orang dewasa.

Namun, hingga berita ini diturunkan pukul 21.00, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) dan badan penangulangan bencana daerah (BPBD) belum bertindak untuk mengevakuasi warga. ’’Di dalam selutut, tapi kalau di luar (halaman, Red), ya sepaha ada,’’ ujar Sulastri, salah seorang warga Desa Gempolsari.

Kemarin sore (25/12) hujan deras kembali mengguyur Kota Delta. Di Desa Gempolsari, hujan turun sekitar pukul 15.00. Namun, tidak sampai dua jam, 21 rumah yang berada di sisi selatan Sungai Ketapang tenggelam. Rata-rata ketinggian lumpur yang masuk rumah mencapai 50–70 sentimeter atau setara lutut orang dewasa.

Sulastri mengatakan, karena insiden banjir itu, dirinya bersama keluarga berharap pihak pemerintah turun tangan untuk mengevakuasi warga ke kantor Balai Desa Gempolsari. ’’Saya sudah mengirim SMS ke BPLS dan BPBD, tapi sampai sekarang tidak ada yang datang ke lokasi,’’ ujarnya.
 berita bojonegoro portal bojonegoro radar online post bojonegoro kriminal bencana alam kejahatan
Dari 21 rumah yang terendam, ada sebanyak 24 kepala keluarga (KK) dengan 99 jiwa yang tinggal. Saat lumpur menenggelamkan rumah mereka pada 16 Desember lalu, semua mengungsi ke kantor balai desa. BPLS-lah yang membantu proses evakuasi mereka. Pihak kepolisian juga membantu mengamankan lokasi saat ditinggal mengungsi. Namun, kali ini agaknya warga dibiarkan. Tidak ada pihak dari BPLS, BPBD, dan kepolisian yang ke lokasi banjir.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dwinanto Prasetyo mengaku belum mengetahui insiden banjir lumpur kemarin sore. Namun, dia menyebutkan, apabila banjir kembali terjadi, BPLS telah menyiapkan perlengkapan evakuasi. ’’Apabila ada warga yang mau mengungsi, ya nggak masalah. Kami sudah mempersiapkan sejak lama,’’ katanya. Dia menambahkan, perlengkapan evakuasi yang disiapkan BPLS adalah matras, selimut, dan logistik.

Dari mana banjir lumpur itu? Dwinanto menyebutkan, sangat mungkin lumpur bersumber dari jebolnya tanggul titik 73 Desa Kedungbendo. Benar saja, pada 30 November, tanggul tersebut jebol sepanjang 4 meter. Upaya BPLS untuk mengatasinya adalah membuat tanggul baru. Itu merupakan tanggul yang menghubungkan tanggul titik 73 Desa Kedungbendo dan titik 67 Desa Gempolsari. Namun, hingga kemarin, penanggulan tersebut belum selesai. ”Tanggul baru nanti sepanjang 1,7 kilometer, tapi sekarang sudah selesai 700 meter,” sebut Dwinanto.

Dia menambahkan, selama pengerjaan tanggul baru, BPLS telah menanggul sementara di titik 73 B. Tanggul tersebut juga dilengkapi sandbag dan sesek (anyaman bambu) untuk menghalau lumpur agar tidak mengalir ke timur (Desa Gempolsari). Sayang, hujan deras yang mengguyur Kota Delta Kamis sore (25/12) mengakibatkan tanggul sementara itu ambles. Akibatnya, aliran lumpur mengalir deras ke Desa Gempolsari.

Sementara itu, Rabu malam (24/12), BPLS dan warga Desa Gempolsari melakukan pertemuan untuk membahas protes warga karena adanya penanggulan. Warga meminta BPLS tidak melanjutkan penanggulan karena tanggul tersebut dibangun di atas lahan warga yang notabene belum mendapat ganti rugi lahan.

Dalam pertemuan tersebut, ada dua tuntutan yang disampaikan warga. Pertama, warga meminta BPLS memfasilitasi pertemuan warga dengan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah untuk membahas ganti rugi. Kedua, warga meminta BPLS memompa lumpur yang menggenang di rumah mereka. ’’Untuk pemompaan lumpur, kami sudah siapkan pompa dan ekskavator. Itu sudah beroperasi sejak tadi pagi,’’ ujar Dwinanto kemarin.

EMCL Berikan 14 Gerobak Sampah Untuk Jaga Kebersihan.

EMCL Berikan 14 Gerobak Sampah Untuk Jaga Kebersihan.


KOMPOS.info – Bojonegoro – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan bantuan 80 tempat sampah dan 14 gerobak sampah kepada masyarakat Bojonegoro melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro. Penyerahan bantuan ini diberikan pada Selasa (23/12/2014) kemarin di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Field Public and Government Affairs Manager, Rexy Mawardijaya kepada Nururl Azizah, Kepala DKP Bojonegoro. Sesuai arahan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro, bantuan ini akan didistribusikan ke lokasi-lokasi yang dianggap membutuhkan. Rinciannya, 80 unit tempat sampah disebar di delapan kelurahan di wilayah Kecamatan Bojonegoro masing-masing 10 unit yang meliputi Kelurahan Jetak, Kadipaten, Mojokampung, Ngrowo, Klangon, Sumbang, Karangpacar dan Ledok Kulon.

Sementara untuk bantuan berupa gerobak sampah disebar di beberapa pasar untuk membantu aktivitas pembersihan pasar. 14 gerobak sampah ini disebar di Pasar Bojonegoro, Pumpungan, Kalitidu, Gayam, Sumengko, Purwosari, dan Pasar Dander. Masing-masing pasar mendapat dua unit gerobak.

Program bantuan tempat sampah dan gerobak sampah ini merupakan salah satu wujud komitmen kepedulian EMCL terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi. Tak hanya itu, upaya menjaga kebersihan yang dilakukan adalah penghijauan di beberapa desa di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.

Terakhir, dalam Program Kerja Bakti ExxonMobil tanggal 13 Desember 2014 lalu, EMCL bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro mendonasikan 200 pohon untuk desa di sekitar wilayah operasi EMCL di Bojonegoro.(**mcb)

Ini Jadwal Acara Tahun Baru di Bojonegoro

Ini Jadwal Acara Tahun Baru di Bojonegoro


Kompos – Menyambut Tahun Baru 2015, Kabupaten Bojonegoro memiliki sederetan acara yang sayang untuk dilewatkan. Bermacam hiburan akan digelar di berbagai titik untuk menghibur warga Bojonegoro. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kabag humas dalam keterangannya menyampaikan, kemeriahan diakhir tahun 2014 ini akan disebar dibeberapa titik. Hal ini agar hiburan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat sesuai usia dan genre. Sebaran beberapa titik hiburan antara lain :
  1. Tasyakuran tutup tahun 2014 di Pendopo Malwopati Pemkab Bojonegoro pukul 19.45 WIB
  2. Parade band lokal berlokasi di Alun-alun kota Bojonegoro pukul 20.00 WIB
  3. Musik DJ Indoor di Griya Dharma Kusuma
  4. Pagelaran Wayang Thengul di Pendopo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pukul 20.00 WIB
  5. Pagelaran Seni tradisional Reog dan Jaranan di Terminal Rajekwesi Pukul 20.00 WIB
  6. Sajian musik nostalgia di Gedung Serba Guna pukul 20.00 WIB
  7. Kolosal Langen Tayub yang berlokasi di Desa Budaya Desa Jono, Kecamatan Temayang Pukul 20.00 WIB
  8. Pentas musik campursari di Halaman Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro Pukul 20.00 WIB
  9. Refleksi perjalanan penting di Bojonegoro, khusus untuk acara yang satu ini akan digelar di Taman wisata Kahyangan Api yang berlokasi di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.
  10. Grand Final Cipta Lagu Jonegaran di panggung Radio Malowopati Bojonegoro
  11. Hiburan electune di Wisata Waduk Pacal, Kecamatan Temayang pada 1 Januari 2015 pukul 08.00 WIB
  12. Hiburan elektune di lokasi Agro Wisata Belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu pada 1 Januari 2015 pukul 08.00 WIB
Serta hiburan lain yang diselenggarakan oleh cafe dan resto yang berada diwilayah Bojonegoro.(humas/**mcb)

Ganti Kurikulum, Ganti Buku Lagi

Ganti Kurikulum, Ganti Buku Lagi

KOMPOS - MALANG - Kebijakan Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) soal penerapan Kurikulum 2013 (K-13) hanya untuk sekolah terakreditasi A menjadi dilema di daerah. Termasuk di Kota Malang. Sebab, saat ini semua sekolah, baik negeri maupun swasta sudah menerapkan kurikulum anyar itu.

Kabid Dikmen (pendidikan menengah) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang Siti Ratna Wati mengatakan, jika memang itu (K-13 hanya untuk sekolah terakreditasi A) terjadi, maka akan ada ketimpangan pendidikan.

Sebab di Kota Malang, sekolah-sekolah dengan akreditasi A mayoritas sekolah negeri. Sedang untuk sekolah swasta, masih banyak yang terakreditasi B, bahkan C. Dengan kata lain, sekolah-sekolah negeri tetap menerapkan K-13. Sedang sekolah-sekolah swasta dengan status belum sempurna bakal kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). ”Ini kebijakan yang tidak gampang. Tapi kami tetap memilih menunggu keputusan resmi dari pemerintah,” kata dia, kemarin (6/12). ”Jika memang ada perubahan, tentu kepala dinas akan dipanggil ke Jakarta,” sambungnya. Sejauh ini, lanjutnya, disdik belum mendapatkan surat resmi dari pusat. Kalaupun ada, hanya informasi dari media saja. ”Kalau belum ada surat resmi ya tidak ada payung hukumnya,” jelas Ratna.

Di sisi lain, diakui Ratna, sudah banyak sekolah yang menerima K-13 untuk semester II secara lengkap. Distribusi bahan ajar semester II memang tidak telat seperti semester pertama sebelumnya. Untuk SMP, diambil dari dana alokasi khusus (DAK) dan untuk SMA/SMK diambil dari. ”Sudah telanjur beli, mau bagaimana lagi. Karena ada instruksi dari pusat. Tidak beli juga nanti salah. Kalau mau tanya ini harus ke menteri langsung,” kata Ratna.

Sembari menunggu instruksi resmi dari pusat, menurutnya penerapan K-13 di semua sekolah akan tetap jalan. Apalagi, kurikulum produk mantan Mendikbud M. Nuh itu telah diterapkan di Kota Malang sejak 2013. Dan saat itu, tidak ada sekolah yang menjadi pilot project.

Seperti diberitakan di Jawa Pos Sabtu (6/12), Kemendikbud hanya akan menerapkan K-13 di 6.221 unit sekolah. Rinciannya, SD ada 2.598 sekolah, SMP 1.437 sekolah, SMA 1.165 sekolah, dan SMK 1.021 sekolah. Ini tersebar di 295 kabupaten dan kota di seluruh Sementara belum diketahui apakah Kota Malang termasuk dalam kabupaten atau kota yang ditunjuk tersebut. Demikian juga sekolah mana saja yang akan didapuk menerapkan K-13. Disdik Kota Malang sendiri masih menunggu surat resminya. (zuk/c3/nen)

JK Kunjungi Blok Cepu

JK Kunjungi Blok Cepu


KOMPOS - BOJONEGORO -  Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan akan meninjau proyek Banyu Urip, Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (5/12) esok. Kunjungan ini dilakukan untuk membahas serta menyelesaikan berbagai permasalahan di proyek ini.

"Untuk melihat proyek dan bagaimana penyelesaiannya. Soal swasembada pangan," kata JK, kemarin.

Usai melakukan kunjungan, JK diagendakan akan menuju Surabaya menggunakan kereta dari Stasiun Kota Bojonegoro hingga Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Kemudian, pada Sabtu (6/12), JK dan rombongannya juga akan meninjau Pusat Kajian Tebu di Pasuruan, Jawa Timur. kompos portal bojonegoro

Acara JK pun dilanjutkan menuju Pusat Inseminasi Buatan, Kabupaten Singosari, Jawa Timur serta meninjau waduk Karang Kates, Malang, Jawa Timur. portal bojonegoro portal berita

Pemkab Bojonegoro Minta Tenaga Kerja Tingkatkan Kompetensi

Pemkab Bojonegoro Minta Tenaga Kerja Tingkatkan Kompetensi

KOMPOS - Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta tenaga kerja yang ada di daerahnya meningkatkan kompetensi di bidang pekerjaan tertentu agar bisa diterima bekerja, baik di perusahaan nasional maupun internasional.

"Tenaga kerja itu seperti yang sering disampaikan Bapak Bupati Bojonegoro Suyoto jangan hanya siap bekerja masuk kantor, namun tidak memiliki kompetensi di bidang pekerjaan tertentu," kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro Adi Witjaksono, dalam acara pembukaan pasar bursa kerja di Bojonegoro, Selasa.
portal bojonegoro portal boonegoro update tahun baru bojonegoro lomba
Menurut Adi, yang mengutip pendapat Bupati Bojonegoro Suyoto bahwa kebanyakan tenaga kerja yang ada hanya siap masuk kantor, yang kemudian meminta gaji besar, tapi tidak bisa bekerja.
portal bojonegoro portal boonegoro update tahun baru bojonegoro lomba
"Ketika ditanya bisa komputer menjawab bisa sedikit-dikit. Ketika ditanya lagi bisa ini, bisa itu, menjawab tidak bisa," ujarnya.
portal bojonegoro portal boonegoro update tahun baru bojonegoro lomba
Oleh karena itu, menurut dia, tenaga kerja yang ada di daerahnya harus meningkatkan kompetensi di bidang pekerjaan tertentu, misalnya, ahli bidang las, agar mampu bersaing dalam pekerjaan.

Apalagi, lanjut dia, pada 2015 masuk pasar bebas ekonomi Asean, yang berarti tenaga kerja dari 10 negara di Asean bisa masuk ke Bojonegoro.

"Mulai 2015 nanti perusahaan di Bojonegoro bisa mengambil tenaga kerja dari Malaysia, atau negara lainnya," tandasnya.
portal bojonegoro portal boonegoro update tahun baru bojonegoro lomba
Terkait dengan kompetensi, lanjut dia, pemkab akan menggelar pelatihan bidang las bekerja sama dengan sebuah perusahaan dengan jumlah 100 tenaga kerja yang akan bekerja di Jepang.

"Biaya pelaksanaan pelatihan bidang las selama 23 hari yang akan memperoleh sertifikasi dengan biaya Rp12 juta/tenaga kerja. Tapi nantinya tenaga kerja yang diterima minimal gajinya di Jepang mencapai Rp15 juta/bulan," paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan pemkab juga akan melaksanakan pelatihan berbagai bidang untuk 12.000 paket tenaga kerja, antara lain, salon, rias pengantin, servis telepon selular, juga yang lainnya.
portal bojonegoro portal boonegoro update tahun baru bojonegoro lomba
Sesuai data, bursa pasar kerja di daerah setempat yang berlangsung selama dua hari, diikuti 40 perusahaan dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain, Bojonegoro, Gresik, Malang, Mojokerto, juga lainnya itu, membutuhkan sekitar 2.900 lowongan pekerjaan. (*)

Ultah Kabupaten Malang, Arak Sembilan Air Suci hingga Terjun Payung

Ultah Kabupaten Malang, Arak Sembilan Air Suci hingga Terjun Payung


LUWES: Para penari yang memeriahkan HUT Kabupaten Malang (30/11). (Suharto/Radar Malang)


KOMPOS - MALANG – Kirab Budaya Gumebyar Bhumi Kanjuruhan menjadi puncak HUT Ke-1.254 Kabupaten Malang, Minggu (30/11). Peserta yang terlibat juga tidak sedikit, yakni sekitar 12 ribu orang. Termasuk personel Paskhas Lanud Abdulrachman Saleh yang unjuk kebolehan terjun payung.

Prosesi kirab itu dimulai ketika sembilan ”bidadari” membawa sembilan gentong kecil berisi air suci yang diambil dari sumber yang berbeda. Yakni, Pemandian Dewi Sri (Pujon), Sumber Ringin (Tumpang), Sumber Air Mbah Kabul (Pakis), Sumber Air Jenon (Tajinan), Sumber Towo (Turen), Sumberawan dan Sumber Watugede (Singosari), Sumber Urip (Wonosari), serta Sendang Kamulyan (Donomulyo).
 kompos portal berita no satu kabupaten bojonegoro jawa timur indonesia
Oleh sembilan wanita cantik itu, air suci tersebut kemudian dicampur dalam sebuah gentong besar di panggung kehormatan, tempat Bupati Malang Rendra Kresna dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang berada. Setelah disatukan, air kemudian dibagikan kepada warga dalam ritual yang disebut Paweh Tirta. Acara lantas dilanjutkan dengan kirab budaya.
 kompos portal berita no satu kabupaten bojonegoro jawa timur indonesia
Masyarakat juga disuguhi atraksi 15 penerjun dari Paskhas Lanud Abdulrachman Saleh. Dengan menumpang pesawat Casa A2105, 15 penerjun tersebut melompat dari ketinggian 6.000 kaki, kemudian mendarat tepat di depan panggung di tengah-tengah kerumunan massa. Meski cuaca sedang mendung, 15 penerjun itu mendarat dengan mulus.
kompos portal berita no satu kabupaten bojonegoro jawa timur indonesia
Ketua Panitia HUT Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menyatakan, terjun payung menjadi atraksi baru yang ditampilkan dalam Gumebyar Bhumi Kanjuruhan tersebut. ”Tahun-tahun sebelumnya tidak ada yang seperti ini,” katanya.
kompos portal berita no satu kabupaten bojonegoro jawa timur indonesia
Sementara itu, Rendra memberikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut membantu suksesnya kirab Budaya Gumebyar Bhumi Kanjuruhan tersebut. Termasuk kepada TNI yang sudah menampilkan penerjunnya pada acara itu. (muf/fir/JPNN/c22/any)

Pansus Lumpur 2014-2015 Terbentuk

Pansus Lumpur 2014-2015 Terbentuk


Sidoarjo - Kompos - Panitia Khusus (Pansus) Lumpur DPRD Sidoarjo 2014-2015 kembali terbentuk. Kali ini yang dipercaya menjadi Ketua Pansus Lumpur H Machmud dari Fraksi PAN.

Pansus yang konsentrasi mengawal soal lumpur dan ganti rugi aset tanah dan bangunan yang belum terselesaikan, terbentuk setelah penerimaan nota masuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015.

Para wakil rakyat yang menjadi anggota Pansus, Dra. Hj. Ainun Jariyah, H.M. Maksum Zuber, Imam Supii, H. Widagdo, Kayan, SH, Ir. H. Achmadi Djauhari, H. Machmud SE, MM, Drg. Hj. Sulistyowati Nurul K, H. Moh. Taufiqulbar S.Si, Ali Masykuri, SPd, MPd I dan Hj Nunuk Lelarosanawati SH.
kompos tuban cepu blora lamongan gresik surabaya portal kompas regional bojonegoro kota ledre migas
Ketua Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo H.Machmud menyatakan akan terus mengawal persoalan lumpur yang menyembur di bekas area Sumur Banjar Panji I milik Lapindo Brantas Inc.
kompos portal berita kompos nasional regional internasional kompos regional kompos android web blog
Pansus juga akan terus mendesak ganti rugi korban lumpur, dianggarkan oleh APBN sebagaimana yang sudah di sepakati di Jakarta saat Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) di jabat Menteri PU Djoko Kirmanto.
berita update kompos bojonegoro 2015 tahun baru bojonegoro alun alun kompos nasional tuban gresik
"Lapindo sudah angkat dalam melunasi pelunasan ganti rugi warga korban lumpur. Maka pemerintah harus segera mengambil alih dan menganggarkan ganti rugi warga dalam peta area yang terdampak secara lansung di APBN," ucapnya, Jumat (28/11/2014).
portal berita bojonegoro tuban lamongan jombang gresik pasuruan pandaan nganjuk ngawi madiun blora
Dia menyebutkan, untuk ganti rugi aset tanah dan bangunan warga yang terendam, nilainya mencapai Rp 786 miliar. "Kasihan warga yang terdampak lansung, hingga delapan tahun ini, pelunasan ganti rugi belum terseleseikan," tukasnya. [isa/but]

Oknum Polisi Timbun BBM, Polrestabes Masih Bungkam

Oknum Polisi Timbun BBM, Polrestabes Masih Bungkam


Surabaya - Kompos - Penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di bekas gudang selep tepatnya di Dusun Sumberkepuh, Desa Wonodadi, Kecamatan Kuterejo, Kabupaten Mojokerto diketahui milik Kanit Lantas Polsek Tenggilis berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) berinisial EU. Hingga kini tidak terlihat adanya tanda-tanda kejelasan atas proses hukum di Polrestabes.

Ketika berkonfirmasi ke Kasi Propam Polrestabes Surabaya Kompol Herman, pihaknya tidak mau berkomentar. "Kalau mengenai tindak lanjut kasus itu, lewatnya satu jalur, yaitu Humas," kata Herman, Jumat (28/11/2014).

Kabar yang terdengar di Polrestabes Surabaya, AKP EU telah ditetapkan sebagai tersangka atas bisnis penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kabarnya lainnya secara diam-diam EU telah sudah menjalani sidang yang digelar Propam Polrestabes Surabaya.

Maka adanya sidang propam secara diam-diam, sudah terkesan menghindari media. Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, waktu dikonfirmasi juga belum bisa memberikan komentar, pasalnya berada di Jakarta untuk menyelesaikan urusan dinas. [gil/but]

NU Dukung Interplasi soal BBM

NU Dukung Interplasi soal BBM


Sidoarjo - Kompos - Kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, oleh pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla, mendapatkan dukungan secara interpelasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Agil Siradj.

Nahdlatul Ulama saat ini mendukung hak interpelasi yang dilontarkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait kebijakan pemerintah itu. Namun NU hanya mendukung hak interpelasi itu, tetapi bukan secara politik.

"NU hanya mendukung interplasi saja. Dan secara politik, itu hak DRR, karena NU bukan partai politik," ucapnya usai meresmikan Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) di Jalan Raya Ngelom 86 Kecamatan Taman Sidoarjo, Jumat (28/11/2014). kompos bojonegoro lamongan tuban gresik nganjuk

Kang Said mengemukakan, dukung NU atas hak intrepelasi, mempersilakan DPR untuk bertanya kebijakan menaikkan BBM tersebut. "Yang perlu ditanyakan, kenapa saat harga minyak dunia turun, pemerintahan Jokowi-JK malah menaikkan harga BBM," imbuh kiai asal Cirebon itu.

Disinggung soal tidak harmonisnya eksekutif dan legislatif, Kang Said meminta pemerintah Jokowi-JK untuk segera menyelesaikan perseteruannya dengan DPR. "Perseteruan harus segera diselesaikan dengan baik," harapnya. [isa/but]

Tentang K-13, Mendikbud Anies Sebut Tiga Kemungkinan

Tentang K-13, Mendikbud Anies Sebut Tiga Kemungkinan

M. Nuh Minta Disempurnakan

Anies Baswedan

KOMPOS - SURABAYA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menjawab tegas keinginan pihak-pihak tentang wacana memoratorium kurikulum 2013 (K-13). Dia menegaskan, Kemendikbud tidak menghentikan sementara (moratorium) K-13. Yang berlangsung saat ini adalah evaluasi.

”Yang benar adalah melakukan evaluasi. Sudah ada tim yang sekarang dalam proses evaluasi,” ujar Anies di sela mengisi seminar di Unesa Minggu (23/11).

Tim evaluasi, lanjut dia, terdiri atas pakar kurikulum, guru, dosen, dan pakar pendidikan. Tim evaluasi itu sedang bekerja. Salah satunya mengevaluasi 6.400 sekolah se-Indonesia yang menjadi sekolah sasaran pelaksanaan K1-3.

Menurut dia, guru-guru sekolah sasaran itu sejatinya paling tahu yang terjadi pada tahun pertama pelaksanaan K-13. ’’Kami manfaatkan 6.400 di antara 218 ribu sekolah sasaran itu,’’ lanjutnya. Tim evaluasi melihat seberapa jauh pelaksanaan K-13 di sekolah-sekolah tersebut. Khususnya siswa kelas I, IV, VII, dan X.

Anies mengaku kasihan kepada para guru yang dipaksa mempelajari dengan cepat K-13. Banyak guru yang belum paham bahan ajar dan sistem penilaian baru. Evaluasi tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir tahun. Dengan demikian, bisa segera diputuskan langkah selanjutnya. Yaitu, tetap dilanjutkan, dilanjutkan dengan perbaikan, atau ditunda.

Tapi, jika menunda pun, dia tidak langsung menunda begitu saja. Anies mengatakan harus berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab, pelaksanaan K-13 sudah menghabiskan banyak biaya. Untuk mencetak buku saja, negara menghabiskan Rp 2,1 triliun.

Anies tidak memungkiri pelaksanaan K-13 terkesan prematur. Namun, itu tidak berarti bisa semena-mena langsung memoratorium. Bila ditunda, kurikulum apa penggantinya? Anies mengatakan, bisa saja kurikulum 2006 yang diterapkan sementara. ’’Kurikulum itu hanya ada dua, yaitu kurikulum 2006 dan kurikulum 2013,’’ ujarnya.

Secara terpisah, mantan Mendikbud M. Nuh mendukung bila langkah Kemendikbud sekarang adalah mengevaluasi. ’’Evaluasi itu sudah ada dalam desain. Harus dilakukan setiap tahun,’’ kata laki-laki yang kini kembali menjadi dosen ITS tersebut.

Menurut Nuh, masyarakat sebaiknya tidak menilai masalah dalam K-13 pada satu spot. Apalagi digeneralisasi. ’’Kalau melihat masalahnya, lebih baik menyeluruh,” imbuhnya. Dia meminta road map K-13 dicermati secara utuh. ’’Ya sudahlah. Kalau mau diganti, monggo, asalkan punya basis yang kuat,’’ ucapnya.

Yang penting, masyarakat harus melihat evaluasi K-13 dahulu sebelum menilai lebih jauh. Evaluasi dibagi menjadi dua. Ada evaluasi tahunan dan evaluasi satu siklus, yaitu tiga tahun sekali. ’’Coba kalau KTSP, apa ada evaluasinya?’’ ujarnya.

Nuh lantas membeberkan data yang diingatnya pada 2012. Waktu itu kurikulum yang digunakan masih KTSP. Hasil uji kompetensi guru (UKG) menunjukkan, nilai rata-rata guru 45. Nah, pada 2014 ini, nilainya meningkat jadi 71.

Nuh yakin semua guru pasti bisa menyesuaikan dengan proses K-13. ’’Memang semuanya berubah, proses belajar mengajar, sistem penilaian. Jadi, mari kita semua saling membantu para guru. Simpelnya, kalau lihat ada guru yang kesulitan, ya dibantu, jangan dibiarkan,” ucapnya. (ina/c6/roz)